Senin, 14 November 2011

kamu yang mana ?


KOLERIS
Kalau mengerjakan sesuatu maka seorang Kolerik akan menyelesaikannya dengan caranya sendiri (My Way). Dia sungguh kreatif, bahkan kalau ada manual sekalipun maka dia tidak suka menuruti manual tersebut. Pokoknya sikolerik akan berusaha menyelesaikan pekerjaan itu sampai tuntas. Syaratnya harus dengan cara yang diyakininya benar bukan dengan cara orang lain. Hambatan apapun akan diterjangnya guna mencapai tujuan. Kolerik ini juga senang ngatur orang lain, tetapi dia sendiri tidak suka kalau dipaksa-paksa untuk melakukan sesuatu.
intinya : yaitu keras, galak, perpendirian kuat, cenderung bossy, suka memerintah, suka mengkontrol, kebutuhan kekuasaannya tinggi, suka mengatur, suka kesel kalo orang atau keadaan tidak terkontrol, kadang pemarah, cenderung bossy.
KORELIS yaitu tipe orang yang berjiwa pemimpin… memegang kendali di segala hal!

SANGUINIS
Bagaimana seorang Sanguin harus menyelesaikan pekerjaannya ? Ini susahnya. Orang Sanguin ini orangnya gampangan. Cara dia menyelesaikan pekerjaannya adalah dengan cara yang dianggapnya paling menyenangkan (Fun Away). Bagi dia kalau pekerjaan itu menyenangkan baginya maka dia bisa-bisa tidak ingat waktu. Sayangnya, sang Sanguin ini terkesan bertele-tele karena ingin selalu mencari celah-celah pekerjaan yang bagi dia bisa menimbulkan kegembiraan. Si Sanguin ini juga suka menunda-nunda pekerjaan bahkan kerap melupakan apa yang sudah dikerjakannya. Dia bekerja tanpa rencana dan cenderung menganggap remeh apapun yang dilakukannya. Sikapnya cenderung seenaknya. Kalau ada keramaian maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol, entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik peoris tanesia.  Sikapnya cenderung seenaknya. Kalau ada keramaian maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol, entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik perhatian orang atau tingkah lakunya yang nyentrik. Si sanguin ini ibarat seorang anak yang terkurung dalam tubuh orang dewasa.
Intinya : yaitu suka berbicara, senang tampil, suka diperhatikan, menyenangkan, kadang pelupa, heboh, pada dasarnya terbuka dan gembira. suka hura hura, pesta, keramaian, ngobrol, happy happy, jalan jalan, kurang terkoordinir..
SANGUINIS adalah tipe orang yang selalu dominan berbicara.. selalu ngungkapin apa yg ada di benak dia saat itu juga (orang Betawi bilang sih nyablak!) dan cheerful, periang, pokoke ga bisa diem deh..


MELANKOLIS
Nah ini dia tipe pekerja teratur. Senangnya rapi dan sistematis. Dalam menyelesaikan pekerjaan maka seorang yang berwatak melankolik akan memilih cara terbaik (best way), bagaimanapun caranya. Kalau ada manualnya maka dia akan mengikuti manual itu 100 % benar. Dia bekerja sangat tekun dan serius, dan selalu menuntut hal yang sama terhadap anak buah atau rekan-rekannya. Kalau ada yang melenceng sedikit dari kemauannya maka dia akan murung dan muram sepanjang hari. Orang Melankolik ini cepat sekali tersentuh perasaannya. Hidupnya teratur dan kalau berpakaian selalu selalu rapi dan charming.
Intinya : sukanya rapi rapi, segala sesuatu teratur, mesti pada tempatnya, mesti pada waktunya, suka yang detail.
MELANKOLIS adalah tipe orang yang lebih melihat segala sesuatunya dari ‘perasaan’.. lebih banyak ‘Feeling’ daripada ‘Thinking’.. apa aja pake perasaan.. orangnya selalu ga enakan.. selalu mikirin keadaan sekitar, dan mikirin orang lain.. jadi jiwa sosialnya gede banget!

PLEGMATIS
Nah ini dia manusia yang paling menyenangkan bagi semua orang. Orang plegmatis ini nyaris tidak pernah marah. Senyumnya tulus. Hanya saja seperti orang yang tidak punya ambisi. Orangnya damai, dan tidak suka bertengkar. Dia juga pemalu dan cenderung tidak ingin menonjol di keramaian. Seorang plegmatis akan menerima pendapat orang lain apapun itu, meski belum tentu dia mengerjakannya. Kalau melakukan pekerjaan maka orang plegmatis akan melakukannya dengan cara yang paling mudah (easy way). Kadang-kadang dengan menempuh jalan pintas.
 Intinya : Tipe ini cenderung lebih suka mendengar, pengamat, tidak suka keramaian, hebat dalam mendamaikan, suka ketenangan, lambang kedamaian. plegmatis, kadang cenderung kelihatan pemalas dan kurang motivasi. kekuatannya adalah pendengar yang baik, sabar, pintar mendamaikan orang. plegmatis ini cinta kedamaian, tenang, tidak suka konfrontasi. kelemahannya adalah kadang pemalas, kurang termotivasi dan keras kepala dalam diam
PLEGMATIS yaitu tipe orang yang misterius, susah ditebak atau lebih tepatnya ga bisa ditebak..

Rabu, 02 November 2011

الهمة العالية

أمطري لؤلؤاً جبال سرنديب وفيضي آباز تكرور تبـرا

أنا إن عشت لست اعدم قوتاًوإذا مت لست اعدم قبـراً

همتي همة الملوك ونفسـي نفس حر ترى المذلة كفـراً
وإذا ما قنعت بالقوت عمري فلماذا أزور زيـداً وعمـراً

TENTANG CINTA

Engkau durhaka kepada Allah,
dan sekaligus menaruh cinta kepada-Nya.
Ini adalah suatu kemustahilan.
Apabila benar engkau mencintai-Nya,
pastilah engkau taati semua perintah-Nya.
Sesungguhnya orang menaruh cinta,
Tentulah bersedia mentaati perintah orang yang dicintainya.
Dia telah kirimkan nikmat-Nya kepadamu,
setiap saat dan tak ada rasa syukur,
yang engkau panjatkan kepada-Nya.

Selasa, 01 November 2011


In my honesty


Semua berjalan dengan sangat baik. Tentang kuliahku, teman-teman, ataupun dengan para dosenku. Bahkan aku sekarang bertemu dengan dosen-dosen yang membuatku bangga. Mereka semua membuat perubahan sedikit demi sedikit di dalam kehidupanku. Terutama pada bidang akademikku. Lumayan…
Saat aku ini berada jauh dari rumah. Tepatnya, aku melanjutkan kuliahku tidak di mana aku bertempat tinggal. Aku berada di jawa tengah, dan menggambil kuliah jurusan Islamic study. Hingga saat ini aku masih merasa baik-baik saja menjalani kehidupanku. Tak ada banyak waktu yang tersita dengan tugas-tugas kuliahku. Karena untuk sejauh ini, aku masih di beri tugas membuat paper untuk kemudian di presentasikan. Memang sih, awalnya aku sempat kaget dengan aktifiasku yang sekarang ini. Karena mungkin dulu, aku tidak terbiasa mengerjakan tugas-tugas seperti yang ku lakukan sekarang ini. Tak apalah… buatku ini adalah pengalaman yang sangat menyenangkan.
Tentang kerinduanku…
Aku masih saja merindukan kampung halamanku. Jika aku punya waktu luang, aku sempatkan untuk menghubungi keluargaku. Aku sangat merindukan mereka. Apalagi dengan adikku yang paling lucu dan menggemaskan. Dia adik terakhirku, umurnya juga masih 2 tahun. Ya Rabb… sampaikan rinduku ini melalui hembusan angin mu…
Lalu, tentang rinduku pada seseorang…
Untuk setiap harinya, aku sempat tak menyadari kalau ternyata tiap saat aku merindukannya. Entah mengapa, ia sangat berarti untukku. Lebih tepatnya sangat bersejarah untuk tiap-tiap hariku. Salahkah aku ?
Terkadang, bayang-bayang yang penuh kenangan mengusikku. Ia hadir untuk mengingatkan kembali yang telah lalu. Menemani hari-hariku yang sepi sendiri. Membuatku untuk tetap merindukannya…
Lalu, tentang keyakinan hatiku…
Kadang kala aku ragu dengan semua ini. Karena semua ini belum menjadi sesuatu yang pasti. Apalagi saat aku ingat sesuatu, tentang perkataannya yang masih ragu juga dengan semua ini. Karena itulah aku menjadi ragu. Tapi keraguanku, tidak menjadikan aku putus asa untuk tetap berdoa, agar Allah meyakinkanku pada pilihan terbaikNya. Rabby… yakinkan aku pada pilihan terbaik Mu..
Harapanku…
Semoga kau tetap menjadi dirimu yang dulu aku kenal. Menjaga diri dan hati. Tidak pernah ada dusta dengan semua yang kau ucapkan. Tetaplah menjadi yang aku harapkan, yang aku banggakan dan yang aku impikan. Aku memang tak mengenal siapa dirimu. Tentang hatimu yang sampai sekarang entah mungkin hanya untuk dendam kau melakukan ini semua. Jangan pernah berdusta. Aku tak ingin ada air mata di balik ini semua. Jika memang hati mu ragu, tinggalkan ! aku tak ingin menjadi benalu untuk hari-harimu. Aku tak ingin merenggut kebahagiaan mu. Berbahagialah ! kau pantas untuk tersenyum. Kau pantas untuk hidup bahagia.

Memories are all we really own


Ini awal kisahku…
        Berawal dari sebuah scenario-Nya. Entah maksud apa yang ingin ia sampaikan padaku. Aku hanya seorang pemain biasa. Seorang bocah lugu, yang tak mengerti hakikat seorang pemain naskah. Sembarang dan asal-asalan.
        Aku mengenalnya setahun yang lalu. Entah bagaimana awalnya yang akhirnya aku bisa mengenal sosoknya. Jujur saja, aku mengagumi sosoknya ! padahal awalnya aku sangat membenci sifatnya. Dia yang tak pernah mendapat nilai A di hadapan orang lain. Semua tentangnya yang sangat tidak layak untuk dikenal. Namun tentu saja waktu tak pernah terhenti. Ia terus berputar, membawaku pada peran yang tak mungkin selamanya aku lupakan… Sebenarnya, aku sudah cukup lama mengenalnya. Jauh sebelum aku benar-benar mengenalnya. Mengenalnya dengan sejuta catatan kelam tentang dirinya. Wal hasil ? aku pun ikut membencinya. Biarlah...
        Berjalanya waktu, akhirnya aku mengenal sosoknya lebih jauh. Bahkan sangat jauh. Tak pernah ada niat untuk mengenalnya, namun memang hanya sosoknya yang saat itu hadir di dalam hidupku. Sosoknya hadir seperti apa yang aku impikan, namun perasaan ini pun baru aku sadari setelah lama aku mengenalnya, dan ternyata dia adalah orang yang aku benci.
        Tapi waktu itu, aku cuma punya dendam ! Aku hanya ingin balas dendam atas semua kekejamannya. Aku benci ! sumpah serapah, caci makian, dan seluruh dendam kesumat tlah ku tumpahkan untuknya. Tapi balasannya ? dia bersikap santai. “setiap yang aku lakukan, pasti karena ada sebabnya!” hanya ini yang ia katakan. Singkat dan cukup mengena. Namun, lagi-lagi tetap saja aku tak mudah luluh secepat itu. Bongkahan dendam masih tetap tertutup dengan baik yang mungkin suatu saat akan pecah, bersamaan dengan hancur hatinya. Namun scenario tidak mengizinkan aku berbuat sekejam itu. Meskipun dendam masih membara, karena sikapnya yang santai akhirnya, membuatku untuk tak semudah itu memecahkan bongkahan dendamku padanya.
        Lalu tanpa ku sadari, scenario yang panjang telah berkisah tentang ‘aku’. Hingga saat aku mulai mengaguminya. Aku mulai menyadari kalau ternyata dia yang ada dalam impianku… dia yang ada dalam cita-citaku…
God, I proud him, so much !
           Namun ternyata semua yang kita bayangkan indah tak mesti harus menjadi kenyataan. Kali ini aku harus merasakan kecewa, terluka, karena rasaku sendiri. Karena ternyata, ia berbaik hati padaku hanya untuk mencampakkanku karena caci makian serta sumpah serapah yang dulu aku lakukan padanya. Ternyata ia hanya ingin balas dendam atas semua yang pernah aku lakukan padanya. Ya tuhan… aku terluka…
        Untuk saat itu aku berfikir, aku akan benar-benar melupakannya. Aku telah berharap pada sesuatu yang semu. pada sesuatu yang bisa pergi, menyakiti kapan saja ia mau, tanpa ingin tahu bagaimana perasaan sesuatu yang telah berharap padanya. Rabby… maafkan aku…
“Berharaplah pada sesuatu yang pasti, dan hanya Allah-lah tempat sandaran di setiap keadaan.”

Sabtu, 24 September 2011

kekuatan jiwa

kekuatan jiwa akan mengalirkan kemampuan untuk melaksanakan perintah dan menjauhi larangan
kekuatan jiwa akan menumbuhkan kemampuan untuk memperoleh keutamaan
kekuatan jiwa mampu melahirkan kemampuan untuk meninggalkan hawa nafsu dan kehinaan yang melumuri hati
kekuatan jiwa mampu menjaga kerahasiaan diri, menutupi kekurangan dan aurat
kekuatan jwa akan membuat seseorang mampu menghadapi segala kesulitan hidup
dengan kekuatan jiwa, seorang manusia mampu memikul beban berat kehidupan
kekuatan jiwa akan memunculkan kesabaran dalam menghadapi perilaku buruk orang lain
keteguhan hati mampu membuat seseorang tersenyum di depan orang yang dia benci
(imam abu bakar ath-tharthusyi)